Relawan Vorizma (Volunteer of Rising Zeneration Miracle) kembali melaksanakan kegiatan sosial melalui program VoGive dengan membagikan 75 paket takjil di wilayah Daan Mogot hingga Grogol, Jakarta Barat pada (18/03/26). Kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi berbagi, tetapi juga sarana pembelajaran bagi generasi muda.
Hal yang membedakan kegiatan kali ini adalah keterlibatan relawan kecil yang turut ambil bagian dalam proses berbagi. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa nilai kepedulian sosial dapat ditanamkan sejak usia dini melalui pengalaman langsung di lapangan.
Relawan kecil tersebut merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang sebelumnya telah dijalankan oleh Vorizma. Setelah mendapatkan pembekalan, mereka diajak untuk terjun langsung agar memahami makna empati dan kepedulian secara nyata.
Ketua Umum Vorizma, Muhammad Rizky, menegaskan bahwa pendidikan karakter harus dilakukan secara inklusif dan aplikatif. Ia menyampaikan bahwa pembelajaran tidak cukup hanya melalui teori, tetapi juga perlu diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan ini, para relawan bersama relawan kecil berkeliling menggunakan sepeda motor di area Jelambar, Daan Mogot, hingga Grogol. Mereka membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa dengan penuh semangat kebersamaan.
Selain berbagi, Vorizma juga menjalankan konsep borong UMKM dengan membeli produk dari pelaku usaha kecil setempat. Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal sekaligus memperluas dampak sosial dari kegiatan yang dilakukan.
Wakil Ketua Umum Vorizma, Marsya Harta Diputri, menyampaikan bahwa setiap takjil yang dibagikan bukan sekadar makanan untuk berbuka. Ia menekankan bahwa kegiatan ini membawa pesan kepedulian, kebersamaan, dan cinta kasih kepada sesama.
Melalui kegiatan VoGive ini, Vorizma menunjukkan bahwa aksi sosial dapat menjadi media edukasi yang efektif. Dengan melibatkan relawan kecil, organisasi ini tidak hanya berbagi kebaikan, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki empati dan kepedulian sejak dini.
.jpeg)